Laporan Pemanfaatan Limbah Plastik Sebagai Bahan Pembuatan Ecobrick
Projek
Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5)
Laporan Pemanfaatan Limbah Plastik Sebagai Bahan Pembuatan Ecobrick
Disusun
oleh :
06. Annisa Maulidya 08.
Ayla Putri Kania
12. Dzikra Alfarizi Siswandy 13. Firgiana Ayu Lestari
17. Kirana Putri Maulani 21. Muhamad Ichsan Syarif
27. Nur Muhammad Al Farouk 30. Restu Dian Priamitra
34.
Zivalea Cikal Putri Nasakhi
Bertema
Gaya Hidup yang Berkelanjutan
IX-E
SMP Negeri 3 Kota Bogor
Tahun
Ajaran 2022-2023
Halaman
Persetujuan
Laporan
Pemanfaatan Limbah Plastik Sebagai Bahan Pembuatan Ecobrick
Disusun
sebagai Laporan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema Gaya
Hidup yang Berkelanjutan
Disusun
oleh :
06. Annisa Maulidya 08.
Ayla Putri Kania
12. Dzikra Alfarizi Siswandy 13. Firgiana Ayu Lestari
17. Kirana Putri Maulani 21. Muhamad Ichsan Syarif
27. Nur Muhammad Al Farouk 30. Restu Dian Priamitra
34.
Zivalea Cikal Putri Nasakhi
Disetujui
oleh :
Wali
Kelas
Aini
Fitriani, S.Pd
NIP
197111241997022004
Kata
Pengantar
Puji syukur
kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas rahmat dan
karunia-Nya, kami dapat menyelesaikan laporan ini tepat pada waktunya. Adapun
judul dari laporan ini adalah “Laporan
Pemanfaatan Limbah Plastik Sebagai Bahan Pembuatan Ecobrick” .
Kami
ucapkan terima kasih atas adanya tugas laporan ini dan kami ucapkan terima
kasih kepada Wali Kelas dan Pembimbing atas bantuan dan bimbingannya dalam
mengelesaikan tugas laporan ini juga kepada semua pihak-pihak yang tidak
disebutkan yang ikut serta dalam penyelesaian laporan ini.
Kami jauh
dari kata sempurna begitupun karya tulis laporan ini. Oleh karena itu, dengan
keterbatasan dan kemampuan kami kritik saran akan selalu kami terima. Dan
senantiasa berharap agar karya tulis ini dapat bermanfaat bagi kami dan seluruh
pihak yang berkaitan.
Bogor, November 2022
Kelompok 4
Daftar
Isi
Halaman Judul i
Halaman Persetujuan ii
Kata Pengantar iii
Daftar Isi iv
BAB I PENDAHULUAN
a)
Latar
Belakang 1
b)
Tujuan
1
c)
Manfaat 2
BAB II PEMBAHASAN
a)
Produksi
Limbah Sampah di Lingkungan Sekitar 3
b)
Dampak
Produksi Sampah Berlebihan pada Lingkungan 4
c)
Pemilihan
Limbah Plastik Sebagai Bahan Pembuatan Ecobrick 5
d)
Tahap
Pembuatan Projek Ecobrick 6
e)
Hasil
Pemanfaatan Limbah Plastik Sebagai Bahan Pembuatan Ecobrick 7
BAB III PENUTUP
a)
Kesimpulan 8
b)
Refleksi
8
c)
Saran
dan Harapan 8
LAMPIRAN-LAMPIRAN 9
BAB I PENDAHULUAN
a)
Latar
Belakang
Plastik merupakan salah satu faktor penyebab
kerusakannya ekosistem. Kesadaran akan pentingnya pengolahan limbah sampah pun
sangat minim. Oleh karena itu dibutuhkan sebuah inovasi yang memudahkan dan
menyesuaikan dengan gaya hidup masyarakat dalam mengolah limbah sampah,
Sebuah
kantong sampah plastik butuh 10-20 tahun untuk terurai berbeda lagi dengan
sebuah botol plastik yang membutuhkan 450 tahun untuk terurai. Belum sempat
terurainya hasil limbah sampah dalam satu tahun, sudah datang kembali hasil
limbah sampah yang berakhir masuknya limbah sampah ke perairan dan penumpukan
sampah. Indonesia sendiri menduduki peringkat kedua setelah China sebagai
penyumbang limbah sampah terbesar. Per hari nya hampir 200.000 ton sampah
dihasilkan oleh masyarakat Indonesia.
Solusi pengelolaan limbah sampah
dikenal dengan 3R (reduce, reuse, recycle). Reduce dapat kita lakukan dengan
mengurangi pemakaian plastik, Reuse menggunakan kembali limbah plastik seperti pembuatan kerajinan yang memiliki
daya guna kembali sedangkan recycle dilakukan dengan pendauran ulang plastik.
Dengan riset sebelumnya, kita harus benar-benar memulai pengolahan limbah
sampah bagaimanapun kehidupan modern seperti saat ini tidak dapat lepas dengan
penggunaan plastik.
b)
Tujuan
Tujuan pembuatan ecobrick ini merupakan
salah satu usaha dalam pengelolaan limbah sampah. Pengelolaan limbah sampah
akan bergantung dengan kehidupan kita kedepannya.
Pengelolaan limbah sampah yang memudahkan akan dapat
terus kita lakukan yang nantinya dapat mengurangi penumpukan limbah sampah.
Dengan berkurangnya penumpukan limbah sampah akan mendorong lingkungan menjadi
lebih asri, menghemat temat pembuangan akhir, kenyamanan sekitar pun lebih
terjaga.
Disisi lain pengelolaan limbah
sampah juga akan menambah sebuah inovasi seni yang bermanfaat yang dapat
dirasakan oleh masyarakat. Pemanfaatan limbah sampah sebagai bahan pembuatan
ecobrick ini menjadi salah satu bentuk pengelolaan limbah sampah yang
memudahkan dan sesuai dengan gaya hidup masyarakat. Hasilnya dapat bermanfaat
juga meningkatkan nilai seni yang dapat dirasakan sendiri oleh masyarakat.
c)
Manfaat
Kesadaran dalam pengelolaan sampah tidak akan terpacu
apabila kita belum merasakan dampaknya. Begitupun dalam pengelolaan sampah yang
tidak akan terlaksana apabila belum merasakan manfaatnya.
Pemanfaatan
limbah plastik sebagai bahan pembuatan ecobrick merupakan cara yang mudah dan
sesuai dengan gaya hidup masyarakat dalam mengatasi produksi limbah sampah.
Hasilnya dapat
dijadikan pengganti bahan bangunan sederhana seperti meja, kursi bahkan
pengganti batu bata untuk membangun sebuah bangunan. Dengan hasil yang
didapatkan,akan menghemat pengeluaran juga menghemat tempat pembuangan akhir sampah
(TPA). Kita juga sudah ikut membantu meringankan mahkluk hidup pengurai sampah
dan kehidupan kedepannya.
BAB II PEMBAHASAN
a)
Produksi
Limbah Sampah di Lingkungan Sekitar
Kehidupan di masa kini tentu tidak bisa lepas dengan
penggunaan kantong plastik dan botol plastik untuk menunjang kebutuhan
sehari-hari. Berdasarkan pengalaman keseharian dalam beraktivitas di sekolah,
saat pagi hari seluruh tempat sampah sudah dibersihkan dan sampah sebelumnya
sudah dipindahkan ke tempat pembuangan sampah yang akan diangkut rutin oleh
truk pembuangan sampah menuju tempat pembuangan akhir (TPA). Pada saat jam
istirahat pertama dimana aktivitas produksi sampah mulai dilakukan, beberapa
tempat sampah yang tersedia sudah hampir terisi penuh. Belum lagi sampah yang
berserakan di gorong-gorong sekitar kantin. Menjelang waktu jam makan siang
hampir seluruh tempat sampah terpenuhi, bahkan beberapa diantaranya terjadi
penumpukan sampah. Puncaknya saat jam pulang sekolah, jumlah produksi sampah
ditambah saat piket kebersihan berlangsung mulai dari sampah di kolong meja,
sampah berserakan di lantai, di atas meja, dan masih banyak lagi.
Terlebih dihari dimana dilaksanakan suatu event atau kegiatan yang menggunakan
dekorasi, disaat sesi pembagian makanan yang menggunakan kemasan botol plastik
dan kemasan kotak makanan berbahan kardus. Disitulah penumpukan sampah sangat
terlihat, sampah di tempat sampah overload,
sampah yang berserakan dimana-mana diberbagai titik. Membuat lingkungan terasa
kumuh kesadaran untuk mengumpulkan sampah di satu titik agar memudahkan untuk
dipindahkan ke pembuangan besar sepertinya sangat sulit dilakukan. Padahal
sampah yang menumpuk dan berserakan rasanya lebih enggan untuk dipandang.
Itu tadi hanya hasil produksi sampah yang terjadi di
lingkungan sekolah. Sampah rumah tangga yang dihasilkan masyarakat juga
beragam, untuk sampah plastik kebanyakan berasal dari makanan instant, juga
berasal dari sampah bekas sabun dan sampo, sampah pembalut, sampah packaging paket online, dst. Sampah hasil produksi pabrik yang biasanya kebanyakan
menggunakan bahan plastik dan botol plastik.
Itulah yang menyebabkan masyarakat Indonesia perhari
nya dapat menghasilkan sekitar 200.000 ton limbah sampah. Negara Indonesia pun
menempati urutan kedua setelah negara China sebagai penyumbang limbah sampah
terbesar di dunia.
b)
Dampak
Produksi Sampah Berlebihan pada Lingkungan
Dampak merupakan proses lanjutan tentang apa yang
sebelumnya sudah dilakukan. Produksi sampah yang berlebihan sudah pasti
menimbulkan banyak sekali dampak negatif yang beberapa diantaranya sudah pernah
kita rasakan. Dampak produksi sampah berlebihan akan terus bertambah apabila
tidak ditangan secara cepat dan tepat. Beberapa dampak yang disebabkan produksi
sampah yang berlebihan diantaranya :
·
Komplikasi
Unsur-Unsur di Lingkungan
Dampak yang sangat besar akibat produksi sampah
berlebihan akan terjadi pada inti-inti lingkungan. Produksi sampah berlebih
akan menyebabkan tercemarnya udara melalui bau yang tidak sedap yang disebabkan
oleh penumpukan sampah yang membusuk dan bercampur. Tercemarnya udara sudah
pasti mengurangi kualitas udara yang dapat kita rasakan sendiri, bau yang tidak
sedap dan tidak sehat lama kelamaan akan berdampak pada kesehatan. Perubahan
iklim pun bisa terjadi akibat produksi sampah yang berlebihan. Penumpukan
sampah di tempat pembuangan akhir akan melepaskan emisi metana. Pembakaran
tumpukan sampah terus-menerus akan mendorong tingkat karbon dioksida yang luar
biasa dan pada akhirnya gas rumah kaca akan memanaskan bumi. Pembakaran sampah
besar-besaran menimbulkan risiko besar pada atmosfer dan kehidupan sekitarnya.
Selain pembakaran sampah besar-besaran yang disengaja, kebakaran yang
disebabkan cepatnya merambat api karena sampah bahan kimia, sampah rumah
tangga, sampah peralatan medis dan suku cadang. Akan lebih membahayakan
menyebabkan kenaikan suhu ekstrem, menguapnya partikel udara yang beracun, yang
sangat berbahaya berkonsekuensi serius bagi mahkluk hidup.
Tak hanya udara yang akan tercemar, lingkungan
perairan dan ekosistem didalamnya akan ikut merasakan dampak produksi sampah
yang berlebihan. Sampah jenis plastik tahan lama banyak berada di perairan,
totalnya 7 miliar ton sampah masuk ke perairan dunia setiap tahunnya. Sampah dan
limbah air tersebut akan mengubah komposisi kimia air yang mencemarkan dan
berbahaya bagi mahkluk di perairan. Tidak hanya permukaan perairan tetapi juga
kondisi tanah yang berada dibawah perairan dan penumpukan sampah akan
terkontaminasi dengan limbah kimia berbahaya, contohnya baterai, kimia alat
kesehatan, sisa cat, dan yang lainnya. Pencemaran tanah ini berakibat pada
tumbuhan dan kesuburannya, hewan dan pakan minumnya, dan manusia yang masih
menggunakan sumur juga membutuhkan hewan dan tumbuhan sebagai penunjang
kehidupan.
·
Menurunnya
Gaya Pandang Lingkungan
Dengan gaya hidup masyarakat yang berkarir tentu
menginginkan kondisi alam yang asri sebagai salah satu cara heal dari kehidupan berkarirnya. Bahkan
semua masyarakat pun ingin berada di lingkungan yang sehat, bersih, dan asri.
Penumpukkan sampah dampak produksi limbah berlebihan akan mengganggu pemandangan,
menimbulkan bau tak sedap, lingkungan terasa kumuh, membosankan, membuat mood menjadi buruk. Lama kelamaan juga
berpengaruh dengan pengunjung yang menghabiskan waktu di lingkungan tersebut,
wisatawan tidak akan tertarik. Nilai properti dan pariwisata menurun begtupun pendapatan dan lapangan
kerja yang tersedia.
Dampak produksi sampah berlebihan
tidak hanya berdampak pada lingkungan tapi juga berdampak pada manusia.
Beberapa penyakit yang diketahui dan sering terjadi akibat dampak produksi
sampah yang berlebihan adalah penyakit diare, korela, tifus, yang disebarkan melalui virus, juga penyakit
jamur akibat air yang tidak sehat dan bersih.
c)
Pemilihan
Limbah Plastik Sebagai Bahan Pembuatan Ecobrick
Sampah
kantong plastik dan botol plastik yang menjadi sumber masalah utama. Oleh
karena itu sampah kantong plastik dan botol plastik yang menjadi pilihan
sebagai bahan pembuatan ecobrick. Sampah kantong plastik bisa berupa apa saja
contohnya sampah makanan minuman instan, sachet
sabun sampo, sampah pembungkus paket, sampah pelindung pembalut, dan masih
banyak lagi. Dimana mudah kita dapatkan dari pemakaian barang-barang penunjang
kehidupan sehari-hari. Botol plastik yang dipakai pun bisa beragam sesuai
dengan apa yang kita konsumsi. Tidak perlu memilah sampah sesuai merek kemasan,
kembali lagi dengan tujuan utama pembuatan ecobrick sebagai salah satu cara
pengelolaan limbah sampah yang memudahkan dan menyesuaikan gaya hidup
masyarakat.
Dengan ini
pastinya kita sudah mengurangi sampah plastik yang kita buang, sebagian besar
sampah yang kita buang hanya berisi sampah mudah terurai seperti sisa bahan
makanan.
d)
Tahap
Pembuatan Projek Ecobrick
Setelah
memahami bagian Pemilihan Limbah Plastik Sebagai Bahan Pembuatan Ecobrick, kita
masuk pada bagian tahap pembuatan ecobrick. Projek Penguatan Profil Pelajar
Pancasila (P5) kami rutin lakukan setiap hari Selasa sebelum masuk jam
pelajaran pertama. Sampah yang kami gunakan berasal dari bungkus makanan dan
minuman yang ada di kantin, beberapa diantaranya juga memakai sampah rumah
sebagai tambahan. Berikut tahapan pembuatan ecobrick yang kami lakukan.
Alat dan
Bahan :
·
Botol
plasik bekas yang sudah tersedia di sekolah
·
Sampah
plastik bekas
·
Gunting
untuk memotong sampah plastik agar mudah dimasukkan
Tahap Pembuatan :
Gunting kecil seluruh sampah plastik yang akan
dimasukkan kedalam botol plastik, tekan menggunakan bambu/kayu agar sampah
plastik padat, sampai botol plastik tidak mengeluarkan suara saat ditekan.
Ecobrick yang baik adalah ecobrick yang kepadatannya seperti batu bata asli,
berat, kokoh, dan padat.
Gambar 1.1 Kegiatan P5 Projek Ecobrick
e)
Hasil
Pemanfaatan Limbah Plastik Sebagai Bahan Pembuatan Ecobrick
Kami
berburu sampah plastik setelah jam istirahat selesai, jumlah sampah plastik
yang dihasilkan di lingkungan sekolah berkurang dari sebelumnya. Begitupun
sampah plastik yang dihasilkan di rumah, kami gunakan juga sebagai bahan
pembuatan ecobrick sehingga mengurangi limbah sampah yang dihasilkan.
Setelah
melewati tahapan pembuatan ecobrick, hasilnya kami kumpulkan yang nantinya akan dibuat sebuah gapura. Selain itu hasil
ecobrick dapat dijadikan meja dan kursi seperti yang dilakukan siswa SMA Negeri
2 IV Kota Kabupaten Agam
Hasil pemanfaatan sampah limbah plastik sebagai bahan pembuatan ecobrick
ini, selain mengurangi produksi sampah juga meningkatkan kreativitas dan nilai
seni yang dapat dijual dan menghasilkan keuntungan.
BAB III PENUTUP
a)
Kesimpulan
Sampah merupakan tanggung jawab kita semua, dengan
hanya membuang sampah belum selesai. Kita harus memastikan bagaimana arah
sampah yang kita buang. Dengan adanya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
(P5) yang bertema Gaya Hidup yang Berkelanjutan ini, kesadaran kami akan
pentingnya menjaga dan mengolah hasil produksi limbah semakin tergugah. Projek
pembuatan ecobrick merupakan inovasi yang luar biasa yang memudahkan dan
menyesuaikan dengan gaya hidup masyarakat dalam mengelola limbah sampah. Projek
ecobrick ini sangat baik manfaatnya untuk lingkungan, begitupun dengan kami
yang merasakan manfaatnya. Meningkatkan nilai seni juga menghasilkan sebuah
inovasi baru.
b)
Refleksi
Laporan ini merangkum mulai dari produksi sampah
setiap harinya, dampak produksi sampah berlebihan, yang memunculkan pemikiran
kami bagaimana solusi yang sangat tepat menyesuaikan gaya hidup masyarakat agar
pengelolaan sampah ini terarah.
Dan projek ecobrick ini merupakan inovasi yang menurut
kami sangat mudah dilakukan, yang tidak memerlukan banyak bahan, bisa dilakukan
di waktu luang, juga mendapatkan manfaat hasil yang luar biasa.
c)
Saran
dan Harapan
Dikarenakan hasil ecobrick yang kami buat sudah
dikumpulkan. Bagian hasil pemanfaatan limbah plastik sebagai bahan pembuatan
ecobrick rasanya belum lengkap karena yang sudah kami lewati hanya tahap
pembuatannya saja, tetapi kami belum membuat kelanjutan setelah tahap pembuatan
ecobrick.
Tetapi dari semua kekurangan kami dan laporan ini,
semoga tetap ada hasil yang bermanfaat untuk seluruh pihak yang berhubungan
dengan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang bertema Gaya Hidup
yang Berkelanjutan dalam Pemanfaatan Limbah Plastik Sebagai Bahan Pembuatan
Ecobrick. Sesuai dengan hadits riwayat Imam Turmudzi: "Setiap anak Adam
pernah berbuat salah dan sebaik-baik yang berbuat salah adalah yang bertobat
dari kesalahannya." Ada juga hadits riwayat Ibnu Majah: “Sesungguhnya
Allah menghapuskan dari umatku dosa ketika mereka dalam keadaan keliru, lupa
dan dipaksa.”.
Kami sangat bersyukur dan berterima kasih dengan
adanya inovasi pemanfaatan limah sampah sebagai bahan pembuatan ecobrick ini,
semoga kedepannya masyarakat dapat menerapkan inovasi ini dalam pengelolaan
limbah sampah.
LAMPIRAN-LAMPIRAN
https://www.unep.org/interactives/beat-plastic-pollution/
https://environmentgo.com/id/dampak-sampah-terhadap-lingkungan/
https://www.beritamusi.co.id/agri-farming/read/194532/kampus-sumber-sampah-plastik-syaharani-berbagi-cara-mengatasinya
https://www.republika.co.id/berita/nasional/daerah/18/11/30/pj06gy384-daerah-wisata-diminta-kurangi-penggunaan-botol-plastik
https://www.kompasiana.com/ari53710/5e106fa5d541df6e2b193975/sma-negeri-2-iv-koto-kabupaten-agam-menerapkan-ecobrik-dalam-mengurangi-sampah-plastik
https://www.inilah.com/manusia-tempatnya-salah-dan-lupa
Komentar
Posting Komentar